yang harus diperhatikan menurut saya puncak intensitas penggunaan masjid adalah pada hari jumat, bulan2 Ramadhan, dan hari raya umat Islam. jadi yang paling gampang adalah menentukan dulu kapasitas jumlah jemaah yang akan ditampung di dalam masjidnya, dengan cara mencari data jumlah umat Muslim setempat dalam rasio 3-5 km (asumsi pengguna masjid terdekat), beserta persentase perkembangannya hingga 10-20 tahun mendatang.
setelah didapat kapasitas jumlah jemaah, selanjutnya hanya menurunkan saja ke besaran ruang wudu yang dibutuhkan, ruang loker, besaran parkiran, ruang komersilnya, convention (bila ada), perpustakaan, dll.
dalam mendesain Masjid (arsitektur Islami), yang utama harus diperhatikan adalah poros Kiblat, penggunaan ornamentasi selain makhluk yang bernyawa, pemisahan sirkulasi antara pria dan wanita, dan batas suci yang jelas.
untuk lebih jelasnya anda dapat merujuk bukunya Yulianto Sumalyo, Arsitektur Masjid dan Monumen Sejarah Muslim; Mohammad Tajuddin , The Mosque As a Community Development Centre : Programme And Architectural Design Guidelines For Contemporary Moslem Societies; Sidi Gazalba, Mesjid, Pusat Ibadat dan Kebudayaan Islam. mungkin kalau anda ada tambahan, bisa disharing disini. semoga membantu
balibagoes_salam kenal
Last edited by balibagoes (09-12-2009 09:43:58)
unless you spread your wings, you will have no idea how far you can fly